Ketika cinta belum lagi tersampaikan
Ketika hati masih terdiam
Ketika mulut selalu terbungkam
Ketika nafas tak terhela pelan
Kawan datang memberi ultimatumnya
Keduanya seenak bibirnya berkata
Keduanya asyik berlogika
Keduanya tak tahu apa yang aku rasa
Kala 25 Oktober telah tiba
Kala puncak Ultimatumnya
Kala aku terpojokkan oleh keduanya
Kala aku hanya bisa beralasan kata
Kamu tahu apa yang aku inginkan
Kamu tahu apa yang aku rasakan
Kamu tahu apa yang harus aku lakukan
Kamu tahu rasa ini belum bisa terucapkan
Kawan aku tetap berusaha
Kawan hatiku masih tetap untuknya
Kawan rasaku masih untuknya
Kawan aku ingin gapai cintanya
Kau Bidadari idamanku
Kau Pujaan hatiku
Kau cepatlah kepelukanku
Kau membina kasih bersamaku
Wah....!!
ReplyDeletePuisi bait kedua ....
Kawan datang memberi ultimatumnya
Keduanya seenak bibirnya berkata
Keduanya asyik berlogika
Keduanya tak tahu apa yang aku rasa
ahaha... maaf kakak anggra,,, kami cuma ingin cinta kakak anggra cepat terjalin bersamanya..
Peace,,, SemangART.....
Hehehe....Amin, Thanks.
ReplyDelete