Gelisah,
hanya ditemani guling
Tubuh yang
tak tentu arahnya
Pikiran
membuatnya terguling
Membuyarkan
impian dan cita
Hari itu 5 februari 2015
Hati dan pikiran tak lagi terkendali
Jalan bersamaan arah tak berbalas
Tubuh pun tak kuat lagi berdiri
Pagi ku
terbangun dari tidur yang tak menentu
Terbawa
suasana hati dan pikiran yang kacau
Dengan
semangat tubuh ini terbawa
Bergerak
mengarahkan suasana
Dalam kehampaan ruang
Lidah tak bisa lagi terkawal
Duduk manis dalam risau baying-bayang
Tangan tergerak menanda kertas dengan cepat seperti rasa gatal
Tangan tergerak menanda kertas dengan cepat seperti rasa gatal
Diri yang
tak terkontrol oleh hati dan pikiran
Ingin
pergi menjauh dari kegagalan
Terdiam
menyusun rencana
Melewatkan
kegelisahan yang melanda
Dalam diamku berpikir
Getaran panggilan mulai menormalkan suasan
Tubuh ini harus bergerak kembali agar tidak terkapar
Hati dan pikiran mulai berkomunikasi dengan rasa
Getaran panggilan mulai menormalkan suasan
Tubuh ini harus bergerak kembali agar tidak terkapar
Hati dan pikiran mulai berkomunikasi dengan rasa
Siang 5
februari 2015
Keinginan
selama ini mulai terbalas
Hati dan
pikiran tak lagi memanas
Tubuh
kembali menjadi pantas
Kembali tersenyum dengan semangat
Tubuh mendapat kekuatan baru
Berharap pikiran jernih setiap saat
Impian dan cita berlanjut rindu
Hari itu 5
februari 2015
Masih ada
harapan untuk sukses
Bukan
ilusi belaka
Bukan
Sandiwara
Anggrawansyah
Lasuppary
Kuala
Lumpur, malam 9 februari 2015
Maju q Prof....
ReplyDeleteSemangat...hancurkan smua kegagalan yg dtang menyelimuti tubuh dan pikiran...
ReplyDeleteOkey dinda dinda cakep.
ReplyDelete